Latsar CPNS Kalteng 2026 Resmi Ditutup, ASN Diminta Berani Berinovasi dan Bertanggung Jawab
MMCKalteng – Palangka Raya – Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah Sunarti resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Gelombang VI, Gelombang 2 dan 3 Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (22/5/2026).
Dalam sambutannya, Sunarti menegaskan bahwa Pelatihan Dasar CPNS bukan sekadar formalitas administratif, melainkan gerbang pembentukan karakter aparatur sipil negara yang profesional dan berintegritas.
Baca juga : Pj. Bupati Pulang Pisau Buka Rakordalev Triwulan III“Saudara-saudara tidak sedang dilatih menjadi pegawai biasa. Saudara sedang ditempa untuk menjadi pelayan publik yang profesional, berintegritas, dan tahan terhadap tekanan sistem birokrasi yang kompleks,” ujarnya.
Ia menambahkan, Latsar CPNS merupakan sarana penting dalam membentuk karakter, sikap, dan pola pikir ASN agar mampu bekerja secara profesional serta tulus melayani masyarakat.
“Pelatihan Dasar ini bukan sekadar pemenuhan syarat administrasi pengangkatan PNS, tetapi sarana penting membentuk karakter, attitude, dan mindset Aparatur Sipil Negara yang berintegritas, profesional, dan tulus melayani,” tuturnya.
Menurutnya, saat ini birokrasi tengah menghadapi era transformasi besar yang menuntut pelayanan publik lebih cepat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong digitalisasi pelayanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta percepatan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Sejalan dengan hal tersebut, ia berharap seluruh alumni Latsar CPNS mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing.
“Bawalah inovasi, bukan sekadar rutinitas. Revitalisasi sistem, bukan hanya menjalankan sistem yang salah,” tegasnya.
Sunarti juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS mulai dari tahap perencanaan, pembelajaran, hingga evaluasi.
Ia menekankan bahwa keberhasilan Latsar CPNS tidak hanya diukur dari kelulusan peserta, melainkan dari perubahan kinerja setelah kembali ke instansi masing-masing.
“Jangan jadi ASN yang nyaman di zona aman. Jadilah ASN yang berani berpikir, berani bertindak, dan berani bertanggung jawab,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plh. Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah Ida Suharti Ningsih, Kepala Perangkat Daerah, Kepala BKPSDM Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah, widyaiswara/pengajar Provinsi Kalimantan Tengah, serta para peserta Latsar CPNS. (Rkh/Foto:Rid)
Rikah Mustika