Mahasiswa KKN-PPM UGM Hadirkan Edukasi Kreatif bagi Siswa TK dan SD di Desa Mabuan
MMCKalteng - Barito Selatan – Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode II Universitas Gadjah Mada (UGM) yang bertugas di Desa Mabuan, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, menghadirkan rangkaian edukasi kreatif bagi siswa TK dan SD pada bulan Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi upaya mahasiswa dalam memperkenalkan pengetahuan sekaligus membangun kebiasaan positif melalui pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan menyenangkan.
Baca juga : Gubernur Kalteng Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan/Renovasi Bundaran Besar Palangka RayaRangkaian edukasi dilaksanakan mahasiswa KKN-PPM UGM melalui Tim Kesan Barisan. Berbagai materi diberikan sesuai usia dan kebutuhan siswa, mulai dari bimbingan belajar Bahasa Inggris, gemar menabung, ergonomi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), ecoprint, pengenalan siklus air, hingga edukasi lingkungan dan pemanfaatan sampah.
Materi tidak hanya disampaikan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga dikemas melalui praktik, permainan, diskusi, dan aktivitas kreatif agar siswa dapat memahami materi secara lebih mudah sekaligus memperoleh pengalaman belajar secara langsung.
Fakhri Ghazi Al Ghifari Murdaka mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk membangun pengetahuan sekaligus menanamkan kebiasaan positif yang dapat diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
“Edukasi yang diberikan tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi membangun kesadaran dan kebiasaan positif yang dapat diterapkan anak dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, materi dikemas melalui praktik dan aktivitas kreatif agar lebih mudah dipahami serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan,” ujar Fakhri.
Fakhri berharap pembelajaran yang diberikan dapat terus diterapkan anak-anak meskipun kegiatan KKN-PPM UGM telah berakhir.
Berbagai kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan anak. Pembelajaran Bahasa Inggris dikemas melalui aktivitas interaktif agar siswa dapat mengenal kosakata dan ungkapan sederhana yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi gemar menabung dan ergonomi juga diberikan untuk memperkenalkan kebiasaan positif sejak dini.
Pada aspek lingkungan, siswa diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan serta mengenal siklus air dan lingkungan di sekitar mereka. Mahasiswa juga memperkenalkan pemanfaatan sampah menjadi barang yang memiliki nilai guna melalui kegiatan kreatif. Sementara itu, kegiatan ecoprint mengajak siswa memanfaatkan bahan-bahan alami untuk menghasilkan karya sekaligus mengenal potensi lingkungan di sekitar mereka.
Sri Rahayu menyampaikan apresiasi atas edukasi yang diberikan mahasiswa KKN-PPM UGM dan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang bermanfaat, menginspirasi, dan berkesan bagi anak-anak.
“Anak-anak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Beberapa materi yang diberikan juga masih mereka ingat dan mulai diterapkan dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Salah satunya adalah kebiasaan mencuci tangan,” tutur Sri.
Sri Rahayu menjelaskan bahwa pembelajaran melalui praktik langsung membuat materi lebih mudah dipahami dan diingat oleh siswa. Sri juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN-PPM UGM yang telah memberikan edukasi dan pengalaman baru bagi anak-anak.
“Kehadiran mahasiswa memberikan banyak pengalaman positif dan menjadi bagian yang berkesan bagi keluarga besar TK Kaharapen Rama,” imbuh Sri.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Tim KKN-PPM UGM berharap edukasi yang diberikan dapat menjadi pengalaman belajar yang berkesan sekaligus mendorong anak-anak menerapkan kebiasaan positif di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta kepedulian anak terhadap diri sendiri dan lingkungan sejak usia dini. (KEH/Foto: Tim KKN-PPM UGM)
TIM NEWS