Tutup Bimtek Servant Leadership, Bupati Seruyan Dorong ASN Lebih Inovatif dan Utamakan Pelayanan Publik
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Servant Leadership atau kepemimpinan yang melayani bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut ditutup di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kuala Pembuang, sebagai upaya meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan kualitas pelayanan publik, Kamis (8/10/2026).
Dalam rangkaian kegiatan, perwakilan peserta menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti pelatihan. Sri Heviana mengapresiasi metode pembelajaran yang interaktif karena mampu menambah wawasan sekaligus membangun pola pikir kepemimpinan yang mengutamakan pelayanan. Sementara itu, Ruspandian Noor menilai pelatihan tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya membimbing, mendukung, dan memberdayakan bawahan dalam menghadapi tantangan pekerjaan.
Baca juga : Wabup Pulang Pisau Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Pentingnya Koordinasi dan Pelayanan PublikDirektur Alfa Quantum Indonesia, Luhut Sagala, turut mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan yang melayani harus diwujudkan melalui tindakan nyata. “Servant leadership bukan hanya tentang teori kepemimpinan, tetapi bagaimana seorang pemimpin mampu menjadi teladan, mendukung rekan kerja, membangun kedisiplinan, dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis,” ujarnya. Sebanyak 42 peserta mengikuti pelatihan angkatan pertama ini dengan materi pengembangan karakter kepemimpinan, komunikasi efektif, motivasi, dan kerja sama. Pada kesempatan tersebut, fasilitator juga memberikan penghargaan dalam kategori The Great Motivator, Relationship Award, The Great Support Award, dan Great Communicator.
Wakil Bupati Seruyan, Supian dalam arahannya mengingatkan bahwa kepemimpinan harus dimulai dari keteladanan diri sendiri. Ia berharap para peserta mampu mengembangkan potensi kepemimpinan melalui sikap dan tindakan nyata. “Setiap orang memiliki potensi untuk menjadi pemimpin. Karena itu, mulailah dari diri sendiri dengan memberikan contoh yang baik, kemudian terapkan ilmu yang diperoleh untuk mendukung kemajuan organisasi dan Kabupaten Seruyan,” pesannya.
Sementara itu, Bupati menegaskan bahwa pelatihan tersebut harus menjadi momentum bagi ASN untuk memperkuat karakter, meningkatkan kompetensi, dan membangun semangat baru dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia juga menyoroti pentingnya peran pejabat manajemen menengah sebagai penghubung antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan teknis di lapangan.
“ASN tidak cukup hanya mampu menyelesaikan pekerjaan administratif. Kita harus mampu memahami kebijakan, berpikir strategis, membina bawahan, serta mempersiapkan diri untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar,” tegasnya.
Bupati juga mendorong aparatur agar tidak bersikap pasif atau sekadar menunggu instruksi, tetapi berani mengambil inisiatif, mencari solusi, serta menghadirkan gagasan kreatif dan inovatif. Menurutnya, kemampuan komunikasi, berpikir konseptual, dan analisis sangat diperlukan agar ASN mampu mengambil keputusan secara tepat serta mengantisipasi berbagai tantangan organisasi.
“Jangan hanya menunggu perintah. Jadilah ASN yang kreatif, proaktif, dan mampu memberikan solusi. Seorang pemimpin harus bisa menggerakkan tim, mengembangkan potensi pegawai, serta memastikan setiap pekerjaan memberikan hasil dan manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur dari pencapaian individu, tetapi juga dari kemampuan membangun organisasi yang kuat dan menyiapkan sumber daya manusia berkualitas. Ia mengingatkan bahwa pengabdian merupakan tujuan utama ASN, sehingga setiap perangkat daerah harus mampu menerjemahkan kebijakan menjadi program kerja yang efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui pelaksanaan Bimtek Servant Leadership ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap terbentuk ASN yang berintegritas, komunikatif, kreatif, inovatif, serta memiliki jiwa melayani. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan Kabupaten Seruyan.
Penutupan kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Seruyan Supian, Asisten III Setda Kabupaten Seruyan, Kepala BKPSDM Kabupaten Seruyan, Direktur Alfa Quantum Indonesia sekaligus narasumber Luhut Sagala, para fasilitator, serta seluruh peserta pelatihan. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL
Diskominfo Kabupaten Seruyan