BKAD Kobar dan Bank Kalteng Sosialisasikan SP2D Online Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah
MMCKalteng - Pangkalan Bun - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bersama Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun menyosialisasikan Sistem Penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan berlangsung di Aula Sangga Banua, Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (21/10/2026).
Sosialisasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kobar Rody Iskandar, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Kepala BKAD, Pimpinan Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun, Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) SKPD, serta Bendahara Pengeluaran SKPD di lingkungan Pemkab Kobar. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Tim Divisi Bank Kalteng yang mengikuti secara daring.
Baca juga : Pemkab Gumas Gelar Rapat Evaluasi DAK TA 2020Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada perangkat daerah mengenai mekanisme, prosedur, dan tata cara penerapan SP2D Online dalam proses penyaluran dana serta pembayaran belanja daerah. Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan memahami alur pelaksanaan sistem tersebut agar implementasinya berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam pemaparan materi, Tim Divisi Bank Kalteng menjelaskan aspek teknis pelaksanaan SP2D Online, mulai dari mekanisme layanan hingga tahapan proses dan hal-hal yang perlu diperhatikan oleh PPK serta Bendahara Pengeluaran SKPD. Sesi diskusi dan tanya jawab turut dilaksanakan untuk memperjelas aspek teknis yang berkaitan dengan transaksi keuangan daerah.
Dalam sambutannya, Rody menyampaikan bahwa sinergi antara BKAD dan Bank Kalteng diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya penyaluran dana yang terintegrasi dengan sistem perbankan.
Penerapan SP2D Online diharapkan mampu mempercepat proses pembayaran, meningkatkan ketertiban administrasi, serta meminimalkan kendala dalam pelaksanaan transaksi keuangan pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala BKAD Kobar Syahruddin menyampaikan bahwa penerapan SP2D Online merupakan langkah strategis untuk memodernisasi pengelolaan keuangan daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pencairan dana, mempercepat layanan pembayaran, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas.
Syahruddin juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antara BKAD, Bank Kalteng, serta seluruh perangkat daerah, khususnya PPK dan Bendahara Pengeluaran SKPD, agar penerapan sistem tersebut berjalan optimal sesuai ketentuan.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh perangkat daerah dapat memahami mekanisme dan prosedur pelaksanaan SP2D Online dengan baik, sehingga dalam implementasinya nanti tidak terdapat kendala yang berarti. Kami juga mengharapkan komitmen seluruh pihak untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan sistem digital guna mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih cepat, tepat, transparan, dan akuntabel,” ungkap Syahruddin.
Syahruddin turut menyampaikan apresiasi kepada Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun dan Tim Divisi Bank Kalteng atas dukungan serta pendampingan dalam pelaksanaan sosialisasi. Kerja sama yang berkelanjutan diharapkan dapat mendukung penerapan SP2D Online sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat. (BKAD_Kobar)/Edt:UL
Diskominfo Kobar