Pedangang Ayam potong bangga anaknya bisa masuk Kedokteran
MMCKalteng – Harga ayam potong yang dijual di pasar lama Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah hingga, Selasa (8/1/2019) mencapai Rp 50 ribu perkilogram.
Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas masih ketergantungan pasokan ayam dari Banjar Masin Kalimantan Selatan setiap hari karena di Kuala Kurun masih belum ada yang memelihara ayam potong hal ini yang disampaikan salah satu pedagang ayam potong pasar lama Kuala Kurun Hj. Aisah.
Baca juga : Kalimantan Tengah Berlakukan Pergub Kalteng No. 64 Tahun 2020 dalam Perhitungan Harga TBS Bulan Februari 2021“Dikatakannya untuk tempat penjualan ayam potong tersebut dia harus menyetor ke pemilik blok pasar Rp300 ribu perbulan,” ujarnya.
Diungkapkan selama menjual ayam potong sudah dua puluh-dua tahun bahkan dua anaknya semua masuk perguruan tinggi yang satu masuk kedokteran Universitas Palangka Raya (Unpar), dan sekarang sedang menyesaikan koasnya di Rumah Sakit dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.
“Ibu dua anak ini mengatakan, tinggal di Kuala Kurun baru lima bulan, pindah dari Buntok Kabupaten Barito Selatan, suka duka selama berjual ayam potong ada juaga pelanggan yang tidak mau membayar itu semua diiklaskan saja,” kata Hj. Aisah.
Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik
DINAS KOMINFOSANTIK KAB. GUMAS