Revitalisasi SMAN 3 Sampit Disambut Antusias Siswa dan Guru
MMCKalteng - Sampit – Program revitalisasi pendidikan yang digulirkan pemerintah pusat terus memberikan dampak positif bagi satuan pendidikan di daerah. Salah satunya dirasakan langsung oleh keluarga besar SMAN 3 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Rabu (28/1/2026)
Muhammad Doni Febrianur, siswa kelas XI jurusan Humaniora SMAN 3 Sampit, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan. Ia mengapresiasi program revitalisasi sekolah yang dinilai membawa perubahan nyata terhadap kenyamanan dan kualitas lingkungan belajar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, kepada Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti, serta kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Bapak Muhammad Reza Prabowo. Dengan adanya program revitalisasi ini, kami sebagai siswa merasa sangat senang karena sekolah menjadi lebih baik dan nyaman,” ungkap Doni.
Ia berharap ke depan program revitalisasi pendidikan tidak hanya terus berlanjut, tetapi juga dapat ditingkatkan cakupan dan kualitasnya. Menurutnya, perbaikan sarana dan prasarana sekolah sangat berpengaruh terhadap semangat belajar siswa.
“Harapan kami ke depan semoga program ini terus berlanjut dan semakin meningkat, sehingga seluruh siswa dapat merasakan manfaatnya secara merata,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan oleh guru SMAN 3 Sampit, Hadi Kurniawan. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025 lalu, SMAN 3 Sampit menjadi salah satu sekolah yang menerima bantuan program revitalisasi pendidikan sekolah menengah atas dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Sekolah kami mendapatkan bantuan program revitalisasi pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan,” ujarnya.
Menurut Hadi, revitalisasi sarana dan prasarana sekolah menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan fasilitas yang lebih memadai, proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan efektif.
“Harapan kami tentunya program ini dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami. Karena dengan meningkatnya sarana dan prasarana, tujuan akhirnya adalah peningkatan mutu pendidikan dan kualitas lulusan,” pungkasnya.
Program revitalisasi pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan pendidikan yang merata dan berkualitas, khususnya di daerah, guna menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia yang lebih maju.
(Rzn/Foto: Media Disdik). Edt : EK
Baca juga : Museum Balanga Gelar Seminar Kajian Koleksi dan Kajian Konservasi/Perawatan Koleksi