Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global, Disdagperin Kalteng Ajak IKM Berani Ekspor
MMCKalteng - Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen mendorong Industri Kecil dan Menengah (IKM) bumi tambun bungai agar mampu bersaing dan menembus pasar internasional.
Hal tersebut disampaikan oleh Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Perdagangan Luar Negeri Disdagperin Provinsi Kalteng, Evelyin Dian Mayasari, saat menjadi narasumber bersama host dari Diskominfosantik Kalteng, Ika Alqinaya dalam program Podcast Diskominfosantik Kalteng pada pagelaran Kalteng Expo 2026, halaman GOR Indoor Serbaguna Palangkaraya, Selasa (19/5/2026) malam.
Baca juga : Universitas Palangka Raya Stand Terbaik Kalteng Quality Expo 2018Evelyin mengungkapkan bahwa komoditas lokal Kalimantan Tengah, terutama produk hasil kerajinan tangan (handmade), memiliki daya tarik yang sangat tinggi di mata konsumen luar negeri.
"Negara luar sangat menyukai produk yang alami dan memiliki cerita (history), seperti kerajinan rotan, getah nyatu, madu kelulut, hingga bawang dayak yang berkhasiat herbal. Nilai jual produk-produk ini di pasar global bisa berkali-kali lipat dibanding pasar domestik," ujarnya.
Meski potensinya besar, ia tidak menampik adanya tantangan seperti pemenuhan standar regulasi di negara tujuan serta konsistensi kuantitas produksi dalam jangka panjang. Oleh karena itu, Disdagperin Kalteng menyediakan berbagai program pembinaan, mulai dari bimbingan teknis, peningkatan kualitas kemasan melalui Rumah Kemasan, hingga fasilitasi akses pasar melalui Export Center.
Di akhir dialog, Evelyin memberikan motivasi kepada para pelaku usaha lokal dengan menggaungkan slogan Kementerian Perdagangan, yaitu BISA Ekspor (Berani Inovasi, Siap Adaptasi). "Dunia kini ada di jempol kita melalui gadget dan internet. Jangan takut untuk memulai dari langkah kecil seperti mengirimkan sampel produk. Kuncinya adalah niat, menjaga kualitas produk, serta merawat kepercayaan buyer," pungkasnya.(Kkg/MMCKalteng)
Agung Gumilar