Ketua TP PKK Kalteng: Operasi Bibir Sumbing Hadirkan Senyum dan Harapan Baru
MMCKalteng – Palangka Raya – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, didampingi Sekretaris I TP PKK Provinsi Kalteng Adiah Chandra Sari, Ketua Bidang II Norhani, serta sejumlah pengurus TP PKK Provinsi Kalteng, meninjau langsung pelaksanaan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan bakti sosial tersebut berlangsung selama tiga hari, 18–20 September 2026, sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam membantu masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan tindakan operasi bibir sumbing dan langit-langit.
Baca juga : Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa Kesehatan Poltekkes (Pornimakes) V Regional II Kalimantan Resmi DibukaKegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara RSUD dr. Doris Sylvanus, TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, dan Yayasan Smile Train Indonesia tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama dalam memberikan akses pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak-anak dengan kondisi celah bibir dan langit-langit di Kalimantan Tengah.
Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai tindakan medis, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan harapan dan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak.
“Kegiatan ini bukan semata-mata tindakan medis. Melalui kolaborasi ini, kita ingin menghadirkan harapan baru, membangun kepercayaan diri, dan memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk tumbuh sehat serta menyongsong masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada RSUD dr. Doris Sylvanus, Yayasan Smile Train Indonesia, para dokter, perawat, tenaga anestesi, serta seluruh tenaga kesehatan yang telah memberikan waktu, tenaga, dan keahliannya untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi keluarga yang berasal dari kabupaten dan wilayah yang relatif jauh dari pusat pelayanan kesehatan.
“Pembangunan kesehatan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi masyarakat, lembaga sosial, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat agar manfaat pelayanan dapat dirasakan semakin luas,” tuturnya.
Aisyah Thisia Agustiar Sabran mengunjungi langsung lokasi pelaksanaan bakti sosial. Dalam kunjungan tersebut, ia menyapa dan berinteraksi dengan para pasien serta keluarga peserta, sekaligus meninjau secara langsung rangkaian pelayanan medis yang diberikan.
Kunjungan tersebut turut didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, dr. Ferry Iriawan, beserta jajaran manajemen rumah sakit.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Ferry Iriawan menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit tidak hanya merupakan pelayanan medis, tetapi juga menjadi wujud kepedulian terhadap anak-anak dan keluarga yang membutuhkan.
“Bagi kami, kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit ini bukan sekadar tindakan medis, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap anak-anak dan keluarga yang membutuhkan. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh sehat, percaya diri, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Ia menyampaikan apresiasi atas kembali terjalinnya kolaborasi antara RSUD dr. Doris Sylvanus, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, dan Smile Train Indonesia dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Dari 17 pasien yang mengikuti proses screening, sebanyak 10 pasien dinyatakan siap dan dapat menjalani tindakan operasi. Kami memahami bahwa di balik setiap pasien ada harapan besar dari keluarga untuk melihat anaknya dapat tersenyum dengan lebih percaya diri,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama para dokter, tenaga kesehatan, perawat, Tim Instalasi Bedah Sentral, Tim Rawat Inap, serta seluruh jajaran RSUD dr. Doris Sylvanus yang memberikan pelayanan secara profesional dan penuh kepedulian.
“Kami juga menyampaikan penghargaan kepada PKK Provinsi Kalimantan Tengah dan Smile Train Indonesia atas sinergi yang telah terjalin. Kolaborasi seperti ini sangat berarti, karena pelayanan kesehatan bukan hanya tentang menyembuhkan, tetapi juga tentang menghadirkan harapan dan mengembalikan kepercayaan diri pasien,” tambahnya.
Pelaksanaan bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit tersebut menjadi salah satu bentuk upaya bersama dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya pasien yang membutuhkan tindakan medis tetapi memiliki keterbatasan akses maupun pembiayaan.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui RSUD dr. Doris Sylvanus, TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, dan Smile Train Indonesia berharap pelayanan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pelaksanaan operasi didukung oleh tim medis profesional yang terdiri atas dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik, dr. Agus Santoso Budi dan dr. Ephora Christina Wulandari, dokter anestesi dr. Meilissa Eka Susanti dan dr. Widi Yuli Harianto, serta Tim Perawat Bedah, Tim Penata Anestesi Instalasi Bedah Sentral (IBS), dan Tim Rawat Inap Ruang Melati RSUD dr. Doris Sylvanus. (Dw/Sumber:RSUD dr. Doris Sylvanus)
Dewi Rosmeity