Pengajian Rutin Gabungan, Ketua TP-PKK Kalteng Tekankan Pentingnya Keimanan dan Kepedulian Bersama
MMCKalteng – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar Pengajian Rutin Gabungan Muslimah di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Marilah Kita Jadikan Al-Quran sebagai Pedoman dan Petunjuk dalam Menjalani Kehidupan Sehari-hari, Guna Mewujudkan Kalteng Berkah, Maju dan Sejahtera”.
Baca juga : Bupati Barito Utara Hadiri Pisah Sambut Kapolda KaltengPengajian tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng, serta para muslimah di lingkungan Diskominfosantik dan organisasi wanita lingkup Pemprov Kalteng. Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Ahmad Al-Habsyi sebagai penceramah.
Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas antusiasme para muslimah yang tetap hadir mengikuti pengajian meskipun kondisi udara di Kalimantan Tengah tengah terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran ibu-ibu semua dalam pengajian rutin ini. Meskipun di tengah cuaca yang berkabut, hal tersebut tidak menyurutkan semangat kita untuk berkumpul, mendengarkan tausiah, dan terus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Aisyah juga mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama mendoakan agar kondisi Kalimantan Tengah segera membaik, khususnya dalam menghadapi dampak karhutla yang terjadi selama beberapa bulan terakhir.
“Kita memohon doa agar Kalimantan Tengah bisa kembali pulih, sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti sediakala dan kembali menghirup udara yang bersih serta segar. Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan,” tuturnya.
Selain mengajak masyarakat memperbanyak doa, Aisyah mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga, terutama anak-anak, lanjut usia, serta kelompok rentan lainnya, dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik.
Ia berharap pengajian rutin tersebut dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, sekaligus mendorong para muslimah mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustadz Ahmad Al-Quran-Habsyi mengajak jamaah untuk senantiasa memperbanyak zikir sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon pertolongan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Ia menjelaskan keutamaan zikir dengan merujuk pada kitab Tanqih al-Qaul al-Hatsits bi Syarh Lubab al-Hadits karya ulama asal Nusantara, Syekh Nawawi Al-Bantani. Menurutnya, amalan zikir menjadi salah satu cara sederhana bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan dan mengharapkan keberkahan dari Allah SWT.
“Zikirnya adalah Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar. Kalimat tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir ini memiliki keutamaan yang luar biasa ketika kita kumandangkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Al-Quran-Habsyi mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama berzikir dan berdoa memohon agar bencana kabut asap yang melanda Kalimantan Tengah segera berakhir.
“Kita minta kepada Allah dengan kekuatan zikir ini, mudah-mudahan Kalimantan Tengah segera diturunkan hujan, asap dan kabut segera hilang, serta Allah SWT menghadirkan pertolongan bagi kita semua,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa doa merupakan bagian penting dalam kehidupan umat Islam, termasuk sebagai bentuk dukungan spiritual bagi seluruh pihak yang tengah berupaya menangani karhutla.
“Jangan biarkan para pejuang yang sedang bekerja di lapangan berjuang sendirian. Kita bantu dengan kekuatan doa. Karena yakinlah, doa memiliki kekuatan yang luar biasa,” pesannya.
Melalui kegiatan pengajian rutin gabungan ini, diharapkan nilai-nilai keagamaan semakin tertanam dalam kehidupan para muslimah di lingkungan Pemprov Kalteng. Selain memperkuat keimanan dan ukhuwah Islamiah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian, kebersamaan, serta semangat saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan daerah, sejalan dengan upaya mewujudkan Kalimantan Tengah yang Berkah, Maju dan Sejahtera. (TRA/Foto:AGG)
TIM NEWS