Pemprov Kalteng Dorong Transformasi Digital melalui Sosialisasi dan Pelatihan Platform Layanan Digital Terintegrasi
MMCKalteng – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Platfrom Layanan Digital Terintegrasi Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Farid Wajdi, yang mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden.
Baca juga : TB Penyakit Infeksi Menular, Kasus TB di Indonesia Nomor 3 DuniaDalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden melalui Plt. Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Farid Wajdi menekankan pentingnya platfrom layanan digital terintegrasi untuk mempercepat transformasi digital pemerintahan.
“Platfrom ini diharapkan menjadi sarana yang mendukung keterpaduan layanan digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga berbagai layanan yang sebelumnya berpotensi berjalan secara terpisah dapat dikembangkan menuju sistem pelayanan yang lebih terkoordinasi, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna,” tegas Farid.
Farid menegaskan bahwa transformasi digital membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, komitmen pimpinan, kolaborasi antarperangkat daerah, serta tata kelola yang baik.
“Keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada aplikasi dan infrastruktur teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, komitmen pimpinan, dan kolaborasi antarperangkat daerah. Keamanan informasi, perlindungan data, pengaturan hak akses, serta evaluasi berkala juga harus diterapkan untuk memastikan layanan digital yang aman dan terintegrasi,” tegas Farid.
Farid berharap pelatihan ini meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan platfrom sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
“Seluruh peserta diharapkan memahami fungsi, mekanisme kerja, dan tata cara penggunaan platfrom agar dapat menerapkannya secara konsisten dalam pekerjaan. Pelaksanaannya juga perlu disertai pemantauan, evaluasi berkala, dan penyempurnaan sesuai kebutuhan,” tandas Farid.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah Adiah Chandra Sari, menyampaikan bahwa kegiatan ini mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong transformasi digital melalui penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik, pengembangan ekosistem digital, dan penguatan keamanan informasi,” jelas Adiah.
Adiah menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman antarperangkat daerah serta meningkatkan keterampilan teknis admin dan operator dalam mengoperasikan platfrom digital terintegrasi.
“Kesamaan pemahaman dan peningkatan keterampilan teknis diperlukan agar setiap perangkat daerah mampu mengoperasikan platfrom sesuai prosedur dan tanggung jawab masing-masing,” ungkap Adiah.
Adiah menyampaikan bahwa kegiatan ini menargetkan 115 peserta, termasuk narasumber dan panitia pelaksana, dengan narasumber dari PT Jitara Mediatama Group.
“Platfrom digital terintegrasi diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan meningkatkan efektivitas koordinasi antarperangkat daerah,” pungkas Adiah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap platfrom layanan digital terintegrasi dapat dimanfaatkan secara optimal, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta mewujudkan pemerintahan digital yang modern dan adaptif guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Tampak hadir Kepala Bidang E-Government Ari Gunadi Palilu, Perwakilan Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, serta Peserta Sosialisasi dan Pelatihan. (ARK/Foto:AS)
ANGGELINA RENTIKA KAROLINA