Wabup Pulang Pisau: Hardiknas Momentum Refleksi Kemajuan Pendidikan Daerah
MMCKalteng - Pulang Pisau - Wakil Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, H. Ahmad Jayadikarta menegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal tersebut disampaikannya saat menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang dirangkaikan dengan Hardiknas ke-67 tahun 2026, di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda), Senin (27/4/2026).
“Hari Pendidikan Nasional adalah momentum bagi kita untuk merefleksikan kembali cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, serta mengevaluasi sejauh mana langkah kita dalam memajukan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Pulang Pisau,” ujarnya.
Baca juga : Sekda Nuryakin : Pemprov Kalteng Gelar Lepas Sambut Tahun 2023-2024 dengan Khidmat dan MeriahMewakili Bupati H. Ahmad Rifa’i, Ahmad Jayadikarta menilai bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks, tidak hanya sebatas literasi dasar, tetapi juga mencakup adaptasi teknologi digital, penguatan karakter, serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terus berkomitmen mendukung program nasional “Merdeka Belajar” yang kini memasuki fase kematangan. Dalam hal ini, peran guru dan tenaga kependidikan dinilai sangat penting sebagai ujung tombak transformasi pendidikan.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian para guru dan tenaga kependidikan. Teruslah berinovasi dan menjadi pembelajar sepanjang hayat yang mampu menginspirasi peserta didik,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para peserta didik di seluruh wilayah Pulang Pisau untuk memanfaatkan setiap kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh serta menjadi generasi yang kreatif, kritis, dan memiliki kepedulian sosial.
“Dunia ada di genggaman kalian. Masa depan Pulang Pisau bergantung pada apa yang kalian pelajari hari ini,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Ahmad Jayadikarta berharap semangat otonomi daerah dapat menjadi pendorong terwujudnya pemerintahan yang lebih baik, sekaligus memperkuat peran pendidikan melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat.
“Momentum ini harus menjadi penguat semangat untuk terus bekerja keras, berinovasi, dan bersinergi demi kemajuan daerah yang kita cintai,” tutupnya. (Diskominfostandi Pulang Pisau/Dudenk/Barsel)/Edt:UL
Kominfo Pulang Pisau