Rakor Pembangunan Daerah Terintegrasi, Pemkab Seruyan Perkuat Sinergi
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melaksanakan Rapat Koordinasi Penguatan Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Terintegrasi Tahun 2026 di Aula Bapperida Kabupaten Seruyan, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Kabupaten Seruyan, Sukardi, serta sejumlah kepala perangkat daerah Kabupaten Seruyan.
Dalam penyampaiannya, Sukardi menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut rekomendasi hasil evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2026 yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah.
Baca juga : Peringati Hari Pramuka Ke-59, Kwarda Gerakan Pramuka Kalteng Gelar Acara Ulang JanjiEvaluasi tersebut mencatat sejumlah hal yang perlu segera diperbaiki, antara lain struktur perencanaan dan penganggaran yang belum sepenuhnya mendukung prioritas pembangunan, sasaran strategis yang belum sepenuhnya menjadi dasar perencanaan yang selaras dan terukur, serta desain intervensi pembangunan yang belum optimal.
Selain itu, masih terdapat catatan terkait kualitas perencanaan dan penganggaran, penerapan manajemen risiko, serta tata kelola dan koordinasi lintas perangkat daerah yang perlu diperkuat. Melalui forum tersebut, Pemkab Seruyan berupaya membangun kesamaan pandangan, memperkuat kolaborasi dan sinergi, serta memastikan setiap program pembangunan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sukardi juga menekankan pentingnya pencapaian indikator makro pembangunan dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada enam urusan wajib, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
Menurutnya, capaian SPM tidak cukup hanya memenuhi aspek administratif, tetapi harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memenuhi hak dasar masyarakat.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari banyaknya program dan kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari capaian indikator makro pembangunan yang mencerminkan tingkat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, seluruh kepala perangkat daerah diminta mempercepat pelaksanaan kegiatan yang masih rendah progresnya, meningkatkan kolaborasi lintas perangkat daerah, memperkuat monitoring dan evaluasi secara berkala, serta melakukan mitigasi terhadap berbagai risiko yang berpotensi menghambat pencapaian target.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan dapat dirumuskan langkah-langkah percepatan yang konkret, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga seluruh target pembangunan daerah Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai secara optimal. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi, kolaborasi, integritas, dan semangat pengabdian dalam mewujudkan transformasi pembangunan Kabupaten Seruyan yang berkelanjutan, sejahtera, adil, maju, dan amanah untuk semua. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL
Diskominfo Kabupaten Seruyan