Wabup Seruyan Buka Penguatan Kader Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Perempuan Tahun 2026
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan, Supian, secara resmi membuka kegiatan Penguatan Kader Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Perempuan bagi Organisasi Pelajar, Pemuda, Kemasyarakatan dan Keagamaan Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Kuala Pembuang, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam upaya perlindungan perempuan dan anak. Melalui penguatan kapasitas para kader, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung pemenuhan hak dan kesejahteraan perempuan dan anak.
Baca juga : Rapat Paripurna Serijab Bupati SeruyanDalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa persoalan perlindungan perempuan dan anak memerlukan perhatian serius serta keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan organisasi dan masyarakat dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan maupun diskriminasi.
“Perlindungan anak dan kesejahteraan perempuan merupakan tanggung jawab kita bersama. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa, sedangkan perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga dan peradaban,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa setiap anak berhak tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, memperoleh pendidikan, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan. Di sisi lain, perempuan juga harus mendapatkan perlindungan, kesempatan yang setara, dan dukungan untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
Wakil Bupati turut mendorong organisasi pelajar dan pemuda agar mengambil peran aktif dalam menyebarluaskan edukasi mengenai pencegahan perundungan, perkawinan usia anak, serta kekerasan yang terjadi melalui media digital. Keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk membangun kesadaran dan menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat.
Sementara itu, organisasi kemasyarakatan diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan sosial dengan mengidentifikasi berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Adapun organisasi keagamaan diharapkan dapat memperkuat penanaman nilai-nilai moral, kepedulian, dan penghormatan terhadap hak perempuan serta anak.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para kader agar tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kader diharapkan peka terhadap kondisi lingkungan dan mampu mengenali tanda-tanda awal terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Jadilah kader yang aktif, tanggap, dan memiliki empati terhadap sesama. Apabila menemukan indikasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, jangan mengabaikannya. Lakukan langkah awal yang tepat dan koordinasikan dengan instansi terkait agar dapat segera ditangani,” tegasnya.
Menurutnya, penanganan kasus kekerasan membutuhkan kepedulian sekaligus koordinasi yang baik agar korban memperoleh perlindungan dan pendampingan sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, para kader diharapkan dapat menjadi penghubung antara masyarakat dan pihak berwenang dalam upaya pencegahan maupun penanganan kasus.
Melalui kegiatan penguatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap terbangun kerja sama yang lebih erat antara pemerintah daerah, organisasi pelajar, pemuda, kemasyarakatan, dan keagamaan. Sinergi tersebut diperlukan untuk memperluas jangkauan edukasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menghasilkan kader-kader yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan komitmen untuk berkontribusi secara nyata di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, upaya pencegahan kekerasan tidak hanya dilakukan melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga tumbuh dari kesadaran dan kepedulian masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Seruyan secara resmi membuka kegiatan Penguatan Kader Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Perempuan Tahun 2026. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh demi terwujudnya Kabupaten Seruyan yang aman, ramah anak, serta menjunjung tinggi hak dan kesejahteraan perempuan. (MMCseruyan/IH)/Edt:UL
Diskominfo Kabupaten Seruyan